Syaikh Prof. Dr. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Badr hafidzahullah ta’ala mengisahkan bahwa: “Di sebuah kampung kecil yang terletak di sebelah timur kota Madinah saya pernah melihat seutas tali yang membentang dari sebuah rumah ke pintu masjid. Maka aku pun bertanya mengenai hal tersebut. Dan dikatakan bahwa rumah itu adalah milik seorang laki-laki tua yang telah kehilangan penglihatannya (buta) dan dia tidak mempunyai pemandu (untuk mengantarnya ke masjid). Maka dari itu, ia menggunakan tali tersebut sepada tiap kali datangnya waktu shalat (berjamaah), untuk bisa (memandunya) pergi ke masjid kemudian kembali lagi kerumahnya.” (Lihatlah bagaimana perjuangan seorang kakek tua yang telah buta namun sangat bersemangat untuk bisa pergi ke masjid dalam rangka menunaikan shalat berjamaah.)* “Bagaimana denganmu wahai para pemuda yang masih mempunyai kesehatan, kekuatan serta penglihatan yang normal?!”
Read More »